Prosedur Operasional Standar Praktikum Pendidikan Fisika

 

1. TUJUAN

 

A. Memberikanpenjelasan kepada dosen, asisten mahasiswa, dan mahasiswa tentang  penyelenggaraanproses praktikum yang berkualitasdi

     lingkunganprogram studi pendidikan fisika FKIPUnsri.

B. Memberikan pedoman kepada tenaga kependidikandi lingkunganprogram studi pendidikan fisika FKIPUnsri dalam menjalankan tugas untuk          

     memfasilitasi prosespraktikum.

 

2. RUANG LINGKUP

Dosen mempunyai kewajiban  melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, hal yang selalu dilaksanakan setiap semester yaitu bidang pembelajaran. Keberhasilan belajar mahasiswa setiap semester secara konsisten hingga kelulusannya dengan prestasi tinggi (2, 75 -  3, 50) merupakan target utama mahasiswa dan fakultas. Untuk itu, prosedur pembelajaran sejak pembuatan SAP, pelaksanaan tatap muka, pemberian tugas, penilaian yang direncanakan secara sistematis, perlu dilaksanakan oleh para dosen yang bertugas di program studi pendidikan fisika FKIPUnsri.

 

3. DEFINISI

  • Kegiatan akademik dilaksanakan melalui kegiatan kuliah ceramah (kuliah umum), diskusi, seminar, symposium, lokakarya, penelitian, praktikum (praktik lapangan, field trip, dan praktik laboratorium), serta pemberian tugas mandiri. Mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti seluruh kegiatan akademik yang ditetapkan.
  • Mahasiswa dapat mengikuti kegiatan akademik apabila memenuhi persyaratan  berikut.
  1. terdaftar sebagai mahasiswa;
  2. tidak dalam masa berhenti sementara (stop out);
  3. membayar biaya pendidikan yang ditetapkan;
  4. mengisi dan meyerahkan Kartu Rencana Studi (KRS) untuk semester yang ditempuh.
  • Kegiatan akademik pada suatu tahun akademik diselenggarakan dalam dua semester yaitu semester ganjil dan semester genap. Semester ganjil dimulai bulan Agustus – Desember, semester genap dimulai Januari – Juni. Jumlah praktikum satu semester adalah 10 – 12 minggu termasuk ujian praktikum.
  • Mahasiswa diwajibkan mengikuti minimal 85% dari total waktu praktikum yang ditetapkan.
  • Praktikum adalah praktikum yang bertujuan membuktikan dan/atau menerapkan teori dalam kondisi dan situasi terbatas, seperti di laboratorium, bengkel, studio, atau lingkungan yang memungkinkan untuk melakukan kegiatan praktikum.
  • Satuan Kredit Semester (sks) adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama satu semester melalui kegiatan terjadwal per minggu sebanyak 1 jam praktikum atau 2 jam praktikum atau 4 jam kerja lapangan yang masing-masing diiringi oleh sekitar 1-2 jam kegiatan terstruktur dan sekitar 1-2 jam kegiatan mandiri.
  • Praktikumadalah kegiatan belajar mengajar dengan cara tatap muka antara dosen (dapat dibantu asisten) dan mahasiswa, yang menekankan pada aspek psikomotorik (ketrampilan), kognitif (pengetahuan) dan afektif (sikap) dengan menggunakan peralatan di laboratorium (studio, lapangan, kebun, bengkel) yang dijadwalkan. Termasuk dalam kategori ini adalah responsi/quiz.
  • Praktikum dilaksanakan dengan satu kali tatap muka adalah 2 atau 3 x 50 menit  untuk 1 SKS praktikum.
  • Dosen adalah seseorang yang berdasarkan persyaratan pendidikan, keahlian dan kemampuannya diangkat oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk menjalankan tugas pokok pendidikan.
  • Dosen melaksanakan proses praktikum berdasarkan materi kuliah sesuai dengan GBPP dan SAP.
  • Asisten mahasiswa adalah seseorang yang berdasarkan persyaratan pendidikan dan keahlian ditugaskan membantu dosen dalam kegiatan praktikum.
  • Teknisi atau laboran adalah seorang tenaga fungsional yang berdasarkan persyaratan pendidikan dan keahliannya bertugas memfasilitasi dosen, asisten mahasiswa, dan mahasiswa dalam kegiatan praktikum.
  • Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar secara sah pada pendidikan S0, S1, S2, dan S3 di Unsri.
  • Ruangan yang digunakan serta waktu praktikum harus sesuai dengan yang dijadwalkan.
  • Mahasiswa yang tidak hadir karena alasan yang dibenarkan menurut peraturan dan menyerahkan surat ijin tidak mengikuti praktikum dari jurusan/program studi kepada dosen penanggungjawab mata kuliah selambat-lambatnya satu minggu setelah praktikumyang tidak diikutinya (pada hari praktikumberikutnya).
  • Dosen yang berhalangan hadir karena alasan yang dibenarkan menurut peraturan melapor kepada penanggung jawab mata kuliah dan penanggungjawab matakuliah menentukan satu dari dua alternatif solusi :
  1. Dosen lain menggantikan praktikumpada waktu tersebut
  2. Dosen yang berhalangan hadir membimbing praktikum,memberi pengganti waktu praktikum pada waktu lain yang disepakati bersama antara dosen dan mahasiswa, dan melaporkannya kepada admin jurusan/program studi.
  • Dosen pengampu wajib memberikan Ujian Praktikum dan memberikan penilaian praktikum.
  • Dosen pengampu memberikan kuiz, tugas terstruktur dan tugas mandiri pada mahasiswa dan tugas tersebut terdokumentasi.
  • Dosen berkoordinasi dengan mahasiswa dan admin jurusan/program studi dalam melakukan penggantian praktikum yang tidak dilaksanakan karena libur nasional.
  • Materi dipilih atau dikembangkan berdasarkan langkah-langkah berikutini.
  1. Praktikum yang akan disampaikan harus dituangkan di dalam GBPP dan SAP.
  2. GBPP memuat informasi berupa : Nama mata kuliah, Nomor kode, Bobot SKS, Semester, Mata Kuliah prasyarat, Nama Dosen, Deskripsi mata kuliah (standar kompetensi), Tujuan praktikum(kompetensi dasar), Topik/materi praktikum(direncanakan 10 -12x pertemuan), kegiatan praktikum, indikator, Penilaian, Pustaka acuan
  • GBPP dituangkan ke dalam Satuan Acara Praktikum (SAP) yang sedikitnya Mencakup :

Nama mata kuliah, nomor kode, jumlah SKS, Semester, waktu lamanya  praktikum, waktu pertemuan  (minggu ke-), Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, indikator, materi pokok, perangkat pendukung, penilaian dan hasil karya mahasiswa.

  • Dosen wajibmembuat pedoman atau penuntun praktikumyang diasuhnya.
  • Materipraktikumyang dilaksanakan dosen harus di benchmark secara nasional dengan materi praktikumyang sama di PT lain dengan melihat GBPP mata kuliah di internet maupun sarana lainnya yangdisahkan.
  • Materi praktikum yang dipilih dosen harus mempertimbangkan gradasi perkembangan keilmuan secara  nasional/internasional dalam mata kuliah yang bersangkutan.
  • Jurusan atau Program studi menyelenggarakan peer review tentang materi praktikumyang   dilaksanakandosen.
  • Dosen meninjau ulang materi praktikum yang dilaksanakansetiap semester berakhir danmerevisinya sesuai dengan perkembangan keilmuan yang terjadi.

 

4.  PERINGATAN

Jika praktikum dilaksanakan tidak sesuai POS ini, maka kualitas praktikum tidak sesuai standar yang seharusnya

 

5. REFERENSI

  1. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa
  2. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
  3. Peraturan Pemerintah RI Nomor 17 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
  4. Permendiknas nomor 26 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Laboratorium Sekolah/ Madrasah
  5. Statuta Universitas Sriwijaya 2010
  6. Buku Pedoman Akademik Universitas Sriwijaya

 

6. PIHAK YANG TERLIBAT

  1. Pimpinan Fakultas
  2. Sub bagian Pendidikan
  3. Jurusan/Program Studi
  4. Dosen dan dosen Penanggung Jawab Mata Kuliah (PJMK)
  5. Petugas Perlengkapan
  6. Mahasiswa

7. KELEMBAGAAN

Kegiatan praktikum suatu mata kuliah dikelola oleh satu tim dosen yang ditunjuk berdasarkan SK Dekan.  Kelembagaan praktikum terdiri dari:

  1. Dosen Penanggung Jawab Mata Kuliah (PJMK) : Dosen yang berdasarkan persyaratan pendidikan, keahlian dan jabatan akademiknya ditugaskan menjadi penanggung jawab dan mengkoordinasikan penyelenggaraan suatu mata kuliah
  2. Dosen mata kuliah : Dosen yang berdasarkan persyaratan pendidikan dan keahliannya ditugaskan untuk mengajar suatu mata kuliah
  3. Sub bagian pendidikan : Berkoordinasi dengan jurusan/program studi mengarsipkan, merekapitulasi, melaporkan pelaksanaan kegiatan praktikum.
  4. Ketualaboratorium pendidikan fisika : Dosen yang berdasarkan persyaratan pendidikan, keahlian dan jabatan akademiknya ditugaskan menjadi penanggung jawab dan mengkoordinasikan pengelolaan dan pengadministrasian laboratorium pendidikan fisika.
  5. Laboran laboratorium pendidikan fisika : Merupakan unit pelaksana yang bertanggung jawab menyediakan fasilitas laboratorium untuk kegiatan perkuliahan khususnya kegiatan praktikum di lingkungan laboratorium program studi pendidikan fisika FKIP Unsri.

8. PROSEDUR

MekanismePenjadwalan Praktikum

  1. Ketua program studi pendidikan fisika, pendidikan kimia, dan pendidikan biologi menyampaikan daftar mata kuliah praktikum yang terdapat di program studi kepada ketua jurusan pendidikan MIPA.
  2. Ketua jurusan pendidikan MIPA selanjutnya meminta ketualaboratorium pendidikan fisika, pendidikan kimia dan pendidikan biologi melakukan koordinasi terkait jadwal praktikum.
  3. Ketualaboratorium dan ketua program studi pada masing-masing program studi berkoordinasi terkait jadwal mata kuliah praktikum dan mata kuliah lain.
  4. Ketua program studi menginformasikan jadwal praktikum kepada dosen pengampu mata kuliah praktikum untuk menyiapkan GBPP, SAP, dan dokumen lain terkait pelaksanaan praktikum, serta menyerahkannya kepada ketualaboratorium.
  5. Penyampaian GBPP, SAP, dan dokumen lain terkait pelaksanaan praktikum hanya akan dilayani jika dilakukan maksimal satu minggu sebelum praktikum dimulai.

Persiapan Praktikum

  1. Sub bag pendidikan setiap awal semesteratau satu bulan sebelum masa pengisian KRS,menerima jadwal praktikum yang akan diselenggarakan dari  jurusan/program studi.
  2. Sub bag pendidikan  meneruskan draf Surat Tugas pengampu praktikum dari Jurusan/Program Studi untuk ditandatangani Dekan.
  3. Jurusan/program studi membagikan jadwal praktikum bersama dengan jadwal kuliah kepada setiap dosen pengampu dan mengumumkan jadwal tersebut di Papan Pengumuman serta meng-upload jadwal secara online pada laman Sistem Informasi Akademik  untuk diketahui oleh seluruh mahasiswa tiga minggusebelummasa pengisian KRS.
  4. Setiap dosen pengampumata kuliahmenerima Surat Tugas Mengajar yang disahkan oleh  Dekan.
  5. PJMK mengadakan pertemuan persiapan praktikum setiap awal tahun sehubungan keperluan alat dan bahan yang akan diajukan melalui ketua laboratorium dan diketahui oleh ketua jurusan/program studi, kepada Dekan supaya diusulkan dalam RAB Fakultas.
  6. PJMK mengadakan pertemuan persiapan praktikumyang meliputi pembahasan GBPP, SAP, Kontrak Praktikumdan pedoman/penuntun praktikumsatu minggusebelum praktikumdimulai.
  7. Sub bagian perlengkapan menyerahkan ATK dan keperluan lain sesuai permintaan untuk pelaksanaan praktikum kepada jurusan/program studi.
  8. Jurusan/program studi menyiapkan lembar daftar hadir dan ATK yang diperlukan untuk kelancaran proses praktikum.

Pelaksanaan

  1. Dosen dan/ataumahasiswa melaporkan kondisi/fasilitas ruang praktikum (laboratorium)yang digunakan seperti penerangan, kursi, papan tulis, spidol, penghapus, dan media lain (OHP, infocus) kepada jurusan/Program Studi agar tetap terpenuhi.
  2. Dosen melaksanakan kegiatan praktikumsesuai dengan jadwal 10-12kali pertemuan dalam satu semester.
  3. Dosen menyampaikan Kontrak Praktikumyakni tujuan & manfaat praktikum suatu mata kuliah, deskripsi singkat praktikum, strategi praktikum, penilaian (tugas, kuis, laporan, ujian, kehadiran), kedisiplinan dan bahan bacaan termasuk GBPP, SAP dan pedoman/penuntun praktikum, pada pelaksanaan praktikum awal semester.
  4. Dosen/asisten mahasiswa/mahasiswa yang ditunjuk mengisi formulir peminjaman alat dan permintaan bahan untuk keperluan praktikum, paling lambat satu minggu sebelum pelaksanaan praktikum.
  5. Laboranlaboratorium pendidikan fisikamenyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk praktikum minimal satu hari sebelum digunakan sesuai dengan alat yang dipinjam dan permintaan bahan untuk keperluan praktikum.
  6. Laboran laboratorium pendidikan fisikamelakukan kalibrasi terhadap alat yang akan digunakan praktikum.
  7. Mahasiswamenandatangani daftar hadirpraktikum.
  8. Mahasiswa terlambat 30 menit dianggap tidak hadir atau sesuai perjanjiandosen mahasiswa.
  9. Dosen mengisi judul materi kegiatan praktikumdan melakukan verifikasi daftar hadir.
  10. Dosen atau mahasiswa menyerahkan daftar hadir praktikum ke admin jurusan/program studidan laboran untuk keperluan administrasi laboratorium.
  11. Pelaksanaan praktikum di laboratoriumpendidikan fisika, yaitu:

Sebelum praktikum

  • Mahasiswa harus sudah hadir 10 menit sebelum praktikum dimulai.
  • Mahasiswaharus mengenakan seragam praktikan dan bersepatu.
  • Kelompok mahasiswa yang bertugas pada saat praktikum sesuai kesepakatan, menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan praktikum di masing-masing meja praktikum.
  • Mahasiswaharus mengikuti pretes.
  • Mahasiswaharus lulus pretes dan mengumpulkan tugas pendahuluan sebagai syarat wajib mengikuti praktikumminggu yang akan datang.

Saat praktikum

  • Dosen menjelaskan prosedur pelaksanaan praktikum sesuai praktikum yang akan dilakukan.
  • Dosen menjelaskan tujuan praktikum dan analisis data praktikum.
  • Mahasiswa memeriksa alat dan bahan yang telah disiapkan di meja praktikum, jika ada alat dan bahan yang kurang atau rusak langsung menghubungi laboran untuk melengkapi atau memperbaiki alat dan bahan yang kurang atau kurang tersebut.
  • Mahasiswa melaksanakan praktikum sesuai dengan panduan praktikum yang disediakan.
  • Mahasiswa melaksanakan praktikum dengan tenang dan tertib.
  • Mahasiswa menuliskan data hasil praktikum pada lembar hasil pengamatan.
  • Mahasiswa meminta tanda tangan asisten atau dosen pengampu praktikum pada lembar hasil praktikum setelah praktikum berakhir sebagai bukti bahwa data yang diperoleh telah diperiksa.

Setelah praktikum

  • Mahasiswa memeriksa dan merapikan alat dan bahan yang telah digunakan.
  • Mahasiswa mengembalikan alat dan bahan sesuai tempat semula.
  • Mahasiswa menjaga kebersihan dan kerapian ruang laboratorium.
  1. Admin jurusan/program studi merekap daftar hadir,jumlah pertemuan praktikum dan melaporkan hasil rekap pelaksanaan praktikum kepada  ketua jurusan/program studi.
  2. Ketua jurusan/program studi menandatangani rekap tersebut, untuk dilaporkan kepada Pembantu Dekan 1 melalui sub bagian pendidikan.
  3. Ketua Jurusan/Program Studi mengevaluasi hasil rekap dan melakukan langkah-langkah yang perlu untuk kelancaran praktikum.
  4. Setiap akhir semester, Jurusan/Program studi, sub bagian akademik fakultas dan Unit Penjamin Mutu melakukan upaya pemantauan berupa quisioner mengenai proses  praktikumkepada mahasiswa dan hasil quisioner tersebut dijadikan pedoman perbaikan kualitas proses praktikum.

Prosedur Bebas Lab

  1. Mahasiswa menjelang ujian akhir program yang meminjam alat dan untuk keperluan tugas akhir harus segera mengembalikan ke laboratorium pendidikan fisika setelah selesai pengambilan data.
  2. Mahasiswa menjelang ujian akhir programmengisi form keterangan bebas penggunaan Laboratorium.
  3. Laboran laboratorium pendidikan fisika memberikan paraf padaform keterangan bebas penggunaan laboratorium.
  4. Laboran laboratorium pendidikan fisika memintakan tanda tangan form keterangan bebas penggunaan laboratorium kepada ketua laboratorium pendidikan fisika.
  5. Laboran laboratorium pendidikan fisika memberikan surat keterangan bebas lab yang telah ditandatangani oleh ketualaboratorium pendidikan fisikakepada mahasiswa yang bersangkutan.